Pengambilan Suara New Hampshire

Pengambilan Suara New Hampshire

Setelah istirahat makan siang ini saya meluangkan waktu untuk mencari dengan internet untuk mencari tahu bagaimana pertumbuhan Sbobet Mobile pemilihan politik Amerika hari ini (saya melakukan ini karena fakta bahwa saya ingin partai demokrasi dari individu Amerika) Pengambilan Suara New Hampshire.

Dari berbagai sumber yang saya dapat akses, hasil dari suara tidak langsung itu sering sekali dirilis. Hasil tercepat tampaknya menjadi rahasia terbuka baru secara resmi pada Selasa sore sekitar pukul 05:00 waktu Amerika Tengah (Rabu pagi pukul 18.00). Meskipun beberapa media online benar-benar mengajarkan memimpin sementara ke beberapa kota di wilayah timur Amerika. Diantaranya, George Bush di depan Al Gore di kota kecil Dixville Notch di negara bagian New Hampshire. Biasanya, kota Dixville Notch memang salah satu kota pertama di Amerika Serikat bagian timur untuk memulai coblosan.

New Hampshire Yang Baru

Hingga menit terakhir sebelum hari pemilihan, ada pertumbuhan menarik dari banding kedua kandidat utama pemerintah. Menurut sebuah jajak pendapat yang dikeluarkan oleh Reuters / MSNBC, banding Gore melampaui Bush dengan 48% – 46%, sisanya dicapai oleh Partai Hijau 5%, Partai Libertarian serta Partai Reformasi 0,5% secara khusus. Sementara survei yang dilakukan oleh USA Today / CNN / Gallup masih meramalkan Bush mendahului Gore dengan 48% – 46%, dan lain-lain yang diadakan oleh beberapa acara tambahan selain Republik dan juga Demokrat.

Berapa persen dari popularitas kedua kandidat utama ini, tepatnya yang jelas adalah bahwa sampai menit terakhir tidak ada orang yang benar-benar mampu memprediksi siapa yang akan menjadi juara. Di latar belakang pemilihan di Amerika, karena sekitar 40 tahun yang lalu ini adalah survei pertama menunjukkan persentase kontras yang sangat ketat. Tidak seperti halnya dengan beberapa pemilihan politik sebelumnya, di mana dari jajak pendapat yang berbeda biasanya benar-benar melihat perbedaan persen yang cukup besar sehingga dapat diprediksi siapa yang pasti akan menang. Untuk alasan itu, pemilihan pemerintah ini menjadi menarik untuk diingat, yang terdiri dari untuk penduduk masyarakat Amerika itu sendiri.

Mungkin seperti apa yang terjadi dalam sejarah pemilihan politik di Indonesia. Individu sering cenderung tidak terlalu antusias untuk memperhatikan pemilu sepanjang masa Orde Baru, lha wong yang paling pasti Golkar akan menang mutlak. Berbeda dengan pemilihan politik terakhir pada tahun 1999, orang-orang yang ingin tahu ingin tahu apa yang pasti akan terjadi, karena tidak ada satu pun sekat yang menyendiri, tetapi keseimbangan popularitas partai-partai besar.

Pengambilan Suara New Hampshire

Apa komitmen politik yang dilakukan Bush dan juga Gore memberi Amerika untuk memilih mereka? Shrub mengklaim: “Saya seorang uniter, bukan devider” (saya adalah pemersatu, bukan pembagi). Gore menyatakan: “Saya pasti akan menggerakkan negara ke depan” (Saya akan mengambil negara ini dan seterusnya).

Perhatian yang kemudian berkembang adalah: Apakah kemudian publik Amerika tertarik untuk memilih salah satu di antara prospek, atau dengan kata lain apakah semua warga negara Amerika yang memenuhi syarat akan menggunakan hak mereka untuk memilih? Ini adalah salah satu keprihatinan yang menarik, karena fakta bahwa sejauh ini kita di Indonesia umumnya membuat tingkat kesadaran atau pemahaman otonom di negara-negara industri sebagai referensi. Setiap kali kita berbicara tentang pendidikan politik dan pembelajaran atau kebebasan, sering memanfaatkan negara-negara maju sebagai rujukan, di antara mereka memang Amerika.

Dalam sejarah pemilihan politik di Indonesia, rata-rata lebih dari 90% warga negara yang memenuhi syarat akan memperhatikan TPS untuk memberikan kebebasan sipil memilih mereka, apakah akan memilih atau tidak untuk memilih golput alias. Di Amerika, mencapai 70% adalah pencapaian politik yang sangat baik. Dua pemilihan politik terakhir, pada tahun 1992 dan juga 1996, hanya 55% dan juga 49% dari suara masyarakat memilih suara. Tahun 1996 adalah bagian paling mengerikan yang diberikan pada tahun 1924.

Setelah itu muncullah analogi pemikiran koron bodon (cara konyol) dalam pikiran saya: setelah itu sebenarnya tingkat pendidikan dan pembelajaran atau kesadaran politik atau kebebasan lebih besar? Siapa yang “jauh lebih sadar” dan juga itu adalah “lebih bawah sadar” (atau semuput) dalam demokrasi Pengambilan Suara New Hampshire?

Itu tidak mendasar seperti analogi. Sebagai hasil dari perkembangan kebebasan dalam kehidupan masyarakat Amerika yang semakin terkenal, masyarakat Amerika menjadi acuh tak acuh terhadap pemilu. Siapa pun presiden tidak membuat perbedaan, itu pasti akan begitu-begitu pengaruh pada “takdir” mereka. Itu kemungkinan besar di antara faktor-faktor yang setengah orang Amerika berhak untuk memilih tetapi tidak bekerja keluar hak untuk memilih.

Kok, itu nampak seperti kecurigaan dari golput sebelumnya di Indonesia. Jadi, pola kehidupan politik dan juga kebebasan di negara-negara industri dan juga negara-negara berkembang apakah itu menunjukkan memang sami mawon (sama) ?. Alasannya hanyalah salah satu dari seribu yang bisa ada. Saya tidak tahu alasan 999 lainnya yang mungkin mendiskualifikasi pikiran akhir di atas.